Pesisir Mempawah, Pontianak

Pontianak, Kalimantan Barat

cerita latar belakang

mengapa lokasi ini dipilih?

Kota Mempawah merupakan Ibu Kota Kabupaten Mempawah yang terletak di jalur perdagangan antara Pontianak, Singkawang, dan Sambas. Mempawah memiliki julukan Bumi Galaherang dan terdiri dari 9 Kecamatan. Kota ini dibelah oleh sungai Mempawah yang membagi menjadi 2 bagian, hilir dan Timur.
Mempawah berasal dari kata ‘Buah Asam Paoh’ karena dulunya banyak ditemukan pohon beserta buahnya tertanam di sekitar Kota Mempawah. Tepatnya di sela-sela pohon nipah, di bagian daratan yang tidak terlalu jauh dari laut.
Di Mempawah, wilayah pesisirnya terbilang cukup luas sehingga bahaya abrasi juga terbilang tinggi. Sudah lebih dari 1 kilometer dalam beberapa tahun terakhir, pesisir pantai hilang akibat abrasi. Menurut pengamatan Gapsel (2011) setidaknya dalam 25 tahun terakhir, telah terjadi abrasi sepanjang 5 kilometer di daerah Sungai Duri sehingga pemukiman warga telah berubah menjadi laut dan mau tidak mau harus berpindah lokasi.
Saat ini, sepanjang 193 kilometer jalan raya utama antar kota (Pontianak, Mempawah, Singkawang, Sambas) terancam abrasi dan pasang air laut. Sehingga terdapat beberapa ruas jalan yang terendam banjir dan kerusakan badan jalan akibat tergerus air laut.
Abrasi juga telah mengubah perkebunan milik warga menjadi lautan. Mata pencaharian masyarakat setempat yang berupa ladang dan perkebunan kelapa, dalam sekejap hilang. Saat itu, masyarakat setempat tidak dapat berbuat banyak dalam upaya penanggulangan dan penanganan abrasi pantai. Minimnya pengetahuan menyebabkan dampak abrasi semakin parah.
Salah satu solusi abrasi di Mempawah adalah penanaman Mangrove. Mangrove tidak hanya menyelamatkan kawasan pesisir pantai, tetapi juga dapat menumbuhkan daratan yang hilang. Penanaman Mangrove kembali dapat membantu terjadinya proses pengendapan lumpur. Jumlah penyebaran bakau yang beranjak dewasa, dapat membentangi kawasan pesisir pantai dari serbuan air laut dan dapat menyaring air laut menjadi air tawar dan mengolah limbah beracun.
Selain itu, penanaman mangrove juga dapat dijadikan ajang edukasi masyarakat di wilayah pesisir. Seperti yang telah dilakukan oleh Mempawah Mangrove Conservation (MMC) dalam perhelatan acaranya yang berjudul Mempawah Mangrove Festival (MMF). Menurut kelompok masyarakat yang bergerak di bidang konservasi mangrove ini, penanaman mangrove dapat dijadikan ajang edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran merawat wilayah pesisir. Penanaman Mangrove juga diharapkan dapat menjadi wadah antara komunitas pecinta lingkungan untuk saling bertukar informasi dan ilmu pengetahuan.
Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Mempawah Mangrove Park (MMP) juga menambahkan beberapa hal penting mengenai pentingnya penanaman mangrove. Adanya ekosistem hutan mangrove dapat dijadikan ajang untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya destinasi pariwisata di sekitar lingkungannya. Selain dapat digunakan untuk menyokong kebutuhan wisata di sebuah wilayah, kawasan ekosistem hutan mangrove juga dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar pesisir karena mangrove dapat diolah menjadi berbagai kerajinan, maupun makanan khas yang dapat memberdayakan warga sekitar pesisir.


Pesisir Mempawah, Pontianak

Kalimantan Barat


ikuti perjalanan kami


lihat lokasi lain

Cagar Alam Mandor

Cagar Alam Mandor

Landak

Gunung Salak Endah, Bogor

Gunung Salak Endah,

Bogor

Gusung Muara Asamasam, Tanah Laut

Gusung Muara Asamasam,

Tanah Laut

Periksa detail layanan kami di pitch deck.

Ecolify.org For Future Worth Living
Ecolify.org For Future Worth Living Ecolify.org For Future Worth Living

Ecolify adalah platform yang memudahkan organisasi, instansi dan perusahaan untuk menjalankan projek sosial penanaman pohon secara transparan dan berkelanjutan.

Hubungi kami

email:
admin[at]ecolify.com

wa / phone:
+62 813 9093 4705

location:
Jalan Lempongsari 1 No. 405, Semarang, Indonesia

legal info:
Keputusan MENKUMHAM NOMOR AHU-0003033.AHA.01.04.

Ikuti Kami

Ecolify.org For Future Worth Living     Ecolify.org For Future Worth Living     Ecolify.org For Future Worth Living

LindungiHutan c 2020 - made with conscience "for a future worth living"